Yogyakarta – PT Jasa Raharja melalui Samsat Kota Yogyakarta terus mendukung optimalisasi pendapatan daerah melalui pengenalan inovasi pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan ke RS AMC Yogyakarta pada Kamis, 5 November 2026, untuk menyampaikan program layanan Go Door Pak Mo (Go Door to Door Pakai Motor), yaitu layanan pembayaran pajak kendaraan secara jemput bola yang ditujukan bagi karyawan dan staf rumah sakit.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Vera Riezqi selaku Penanggung Jawab Samsat Kota Yogyakarta bersama Panggung Basuki selaku PA Samsat Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, keduanya bertemu dengan Shessy dari bagian Humas RS AMC Yogyakarta untuk memperkenalkan mekanisme serta manfaat layanan Go Door Pak Mo. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi karyawan rumah sakit yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Samsat.
Panggung Basuki menyampaikan bahwa layanan Go Door Pak Mo merupakan inovasi untuk mendekatkan pelayanan Samsat kepada karyawan rumah sakit yang memiliki kesibukan pekerjaan. “Melalui layanan Go Door Pak Mo, kami ingin memberikan kemudahan bagi karyawan RS AMC Yogyakarta dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB tahunan tanpa harus meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor Samsat. Pelayanan ini kami hadirkan langsung ke lingkungan kerja agar lebih praktis dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Lebih lanjut, Panggung menjelaskan bahwa layanan jemput bola ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. “Kami berharap program ini dapat menjadi alternatif pelayanan bagi karyawan yang memiliki keterbatasan waktu di tengah aktivitas pekerjaan. Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan karyawan semakin terdorong untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu,” ungkapnya.
Panggung mengapresiasi respons positif dari pihak RS AMC Yogyakarta yang akan menyampaikan informasi program kepada pimpinan rumah sakit. “Kami berharap informasi mengenai Go Door Pak Mo dapat diteruskan kepada pimpinan dan ditindaklanjuti sehingga layanan ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh karyawan RS AMC Yogyakarta. Dengan demikian, manfaat pelayanan jemput bola dapat dirasakan secara langsung sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah,” tutupnya.
