SIGAP Instansi di Sleman, CV Srijaya Tour Sampaikan Rencana Pembayaran Kendaraan

SIGAP Instansi di Sleman, CV Srijaya Tour Sampaikan Rencana Pembayaran Kendaraan

Sleman — Dua kendaraan yang dikonfirmasi masih dimiliki CV Srijaya Tour akan segera ditindaklanjuti pembayarannya. Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan SIGAP Instansi Jasa Raharja ke kantor perusahaan di Jalan Nangka III Nomor 51, Sanggrahan, Maguwoharjo, Sleman, Senin (5/10/2026).

Kunjungan dilakukan oleh Irini Anggereini, Staf Administrasi Tingkat I Samsat Sleman, bersama Wibowo Wilyanto selaku staf CV Srijaya Tour. Pertemuan berfokus pada konfirmasi kepemilikan kendaraan serta tindak lanjut kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Berdasarkan hasil kunjungan, dua nomor polisi dikonfirmasi masih menjadi milik perusahaan. Pihak CV Srijaya Tour menyampaikan akan segera melakukan pembayaran. Pernyataan ini menjadi dasar bagi petugas untuk memantau tindak lanjutnya hingga kewajiban tersebut diselesaikan.

Irini menjelaskan bahwa kunjungan langsung membantu petugas memperoleh kepastian mengenai status kendaraan. Informasi dari perusahaan diperlukan agar pendataan dan upaya penagihan mengacu pada kondisi kepemilikan yang sebenarnya.

“Dari pertemuan ini, dua kendaraan sudah dikonfirmasi masih dimiliki perusahaan dan akan segera dibayarkan. Berikutnya, yang perlu kita kawal bersama adalah tindak lanjut pembayaran tersebut,” ujar Irini.

Program SIGAP Instansi merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja meningkatkan kepatuhan melalui pendataan, pemutakhiran informasi kendaraan, sosialisasi, dan penagihan langsung kepada instansi. Melalui pendekatan ini, petugas dapat membahas kewajiban kendaraan bersama pihak yang menangani administrasi perusahaan.

Konfirmasi kepemilikan menjadi tahapan penting karena status kendaraan dapat berubah seiring kegiatan usaha. Kendaraan yang masih dimiliki membutuhkan pemantauan kewajiban pembayaran, sementara perubahan kepemilikan memerlukan penyesuaian data. Informasi yang tepat membantu petugas menentukan tindak lanjut sesuai keadaan masing-masing kendaraan.

Dalam kunjungan ke CV Srijaya Tour, hasil konfirmasi memberikan arah yang jelas bagi langkah berikutnya. Petugas dapat memusatkan perhatian pada penyelesaian kewajiban dua kendaraan yang masih dimiliki, sekaligus menjaga komunikasi dengan perusahaan mengenai realisasi pembayaran.

Pendekatan langsung juga membuka ruang bagi perusahaan untuk mengonfirmasi data dan memperoleh penjelasan mengenai kewajiban PKB serta SWDKLLJ. Komunikasi tersebut diharapkan memudahkan pengelola administrasi kendaraan dalam menyiapkan tindak lanjut pembayaran.

“Kami ingin komunikasi seperti ini memudahkan perusahaan menata administrasi kendaraannya. Ketika status kendaraan sudah jelas, kewajiban pembayarannya juga lebih mudah dipantau,” kata Irini.

Kepatuhan pembayaran membutuhkan perhatian yang berkelanjutan dari pengelola kendaraan. Selain menindaklanjuti kewajiban yang telah dikonfirmasi, pencatatan jatuh tempo menjadi bagian penting agar pembayaran berikutnya dapat dipersiapkan tepat waktu.

Bagi perusahaan, administrasi kendaraan yang tertata membantu memastikan setiap kendaraan yang masih dimiliki tercatat dengan baik. Pengelola dapat memeriksa kewajiban pembayaran secara berkala dan mengoordinasikan penyelesaiannya dengan pihak yang bertanggung jawab.

Jasa Raharja mendorong agar rencana pembayaran yang disampaikan dalam kunjungan segera diwujudkan. Komitmen tersebut merupakan langkah awal yang positif, tetapi hasil akhirnya tetap perlu dipastikan melalui realisasi pembayaran.

Karena itu, pemantauan menjadi bagian dari tindak lanjut SIGAP Instansi. Hasil kunjungan digunakan untuk menjaga kesinambungan antara konfirmasi data, komunikasi dengan perusahaan, dan penyelesaian kewajiban kendaraan.

“Harapannya, rencana pembayaran ini segera terealisasi. Kami akan menjaga koordinasi agar hasil kunjungan berlanjut menjadi penyelesaian kewajiban, sekaligus membangun kebiasaan membayar tepat waktu,” tambah Irini.

Keterlibatan Wibowo Wilyanto dalam pertemuan menjadi penghubung komunikasi antara petugas dan CV Srijaya Tour. Melalui koordinasi dengan perwakilan perusahaan, informasi mengenai kendaraan dan rencana pembayarannya dapat ditindaklanjuti secara lebih terarah.

Pelaksanaan SIGAP Instansi di Sleman diharapkan turut mendukung peningkatan kepatuhan PKB dan SWDKLLJ di wilayah D.I. Yogyakarta. Upaya tersebut dimulai dari kepastian data, kemudian dilanjutkan dengan komunikasi dan pemantauan terhadap kewajiban yang perlu diselesaikan.

Kunjungan ke CV Srijaya Tour menghasilkan konfirmasi atas dua kendaraan yang masih dimiliki beserta rencana pembayaran dari perusahaan. Jasa Raharja akan mendorong tindak lanjut komitmen tersebut agar pendataan yang telah dilakukan memberikan hasil nyata dalam pemenuhan kewajiban kendaraan.