Cegah Fatalitas Jasa Raharja Tangerang Melaksanakan Penanganan Pertama Gawat Darurat di Terminal Poris

 Cegah Fatalitas Jasa Raharja Tangerang Melaksanakan Penanganan Pertama Gawat Darurat di Terminal Poris

Tangerang –, Jasa Raharja Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan penanganan pertolongan pertama kegawatdaruratan yang dilaksanakan di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, 15 juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan respon dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, khususnya pada fase kritis (golden period) yang sangat menentukan keselamatan korban.

Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja melakukan simulasi penanganan korban kecelakaan di area terminal sebagai bentuk kesiapsiagaan petugas di lapangan. Simulasi tersebut mencakup proses evakuasi korban, pemberian pertolongan pertama (P3K), hingga koordinasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada petugas terminal dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya penanganan awal pada kondisi darurat, termasuk pemahaman dasar terkait prosedur kegawatdaruratan dan prinsip triase dalam menentukan prioritas penanganan korban.

Kepala Cabang Jasa Raharja Tangerang Panji Artha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan sistem pelayanan yang responsif dan terintegrasi.

“Penanganan pertama di lokasi kejadian memiliki peran yang sangat krusial dalam menyelamatkan korban kecelakaan. Melalui kegiatan ini, kami berupaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak agar mampu memberikan respon cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Terminal sebagai salah satu titik mobilitas masyarakat yang tinggi memiliki potensi risiko kecelakaan yang perlu diantisipasi secara optimal. Oleh karena itu, kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menciptakan keselamatan transportasi.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap dapat mendorong terciptanya sistem penanganan kecelakaan yang lebih efektif, mulai dari lokasi kejadian hingga penanganan lanjutan, sehingga mampu menekan angka fatalitas serta meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan