Awal Tahun, Ratusan Transaksi Tebus Pupuk Subsidi Terjadi Dini Hari 1 Januari

Awal Tahun, Ratusan Transaksi Tebus Pupuk Subsidi Terjadi Dini Hari 1 Januari

Sebanyak 147 transaksi penebusan pupuk subsidi oleh petani di berbagai daerah tercatat sejak 1 Januari 2026 dini hari. Transaksi ini menunjukkan sistem penyaluran pupuk subsidi sudah siap digunakan sejak awal tahun.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah mengatakan penebusan pupuk subsidi 2026 langsung berjalan saat tahun berganti.

“Penebusan pupuk bersubsidi tahun 2026 berjalan sejak detik pertama pembukaan,” kata Andi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia menyebutkan, hingga pukul 00.16 WIB, tercatat 147 transaksi penebusan pupuk subsidi. Dari jumlah tersebut, 74 transaksi menggunakan sistem iPubers berbasis KTP, sedangkan 73 transaksi melalui Kartu Tani.

“Ini menegaskan sistem penyaluran pupuk subsidi sudah siap dan berfungsi sejak awal tahun,” ujarnya.

Andi menambahkan, seluruh penebusan pupuk dilakukan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117 Tahun 2025, HET pupuk subsidi diturunkan sebesar 20 persen untuk menjaga daya beli petani.

“Transaksi sejak pukul 00.00 WIB membuktikan sistem iPubers dan Kartu Tani siap digunakan,” jelasnya.

Terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan ketersediaan pupuk subsidi sejak hari pertama tahun anggaran merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga produksi pangan nasional.

“Kami memastikan pupuk subsidi tersedia tepat waktu dan mudah diakses petani sejak awal tahun. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas produksi dan mempercepat swasembada pangan,” kata Mentan.

Kementerian Pertanian menilai kelancaran penebusan pupuk sejak dini hari, kepastian harga sesuai HET, serta kemudahan akses bagi petani menjadi bagian dari penguatan tata kelola sarana produksi pertanian.

Salah satu petani yang melakukan penebusan adalah Salim, anggota Kelompok Tani Timbul Jaya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Berdasarkan data iPubers, Salim menebus 800 kilogram pupuk urea di kios resmi UD Tunggul Makmur pada pukul 00.01 WIB.

Salim mengaku bersyukur bisa menebus pupuk subsidi tepat di awal tahun.

“Saya coba menebus pupuk dan ternyata sudah bisa. Alhamdulillah sangat membantu. Terima kasih Presiden Prabowo, pupuk lancar,” ujarnya.

Sumber AntaraNews.com