Pemerintah menargetkan penyelesaian 50 jembatan gantung pada awal tahun 2026 sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Hingga kini, 11 unit jembatan gantung telah berhasil dirampungkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers singkat di sela kegiatan Retreat Taklimat Awal Tahun 2026 yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
“Alhamdulillah, dalam satu bulan sudah ada perkembangan. Sebanyak 11 jembatan gantung sudah selesai. Saat ini sedang dalam proses pembangunan sekitar 50 unit dan terus akan kita kejar penyelesaiannya pada 2026,” ujar Prasetyo.
Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Jembatan, terdapat sekitar 6.900 jembatan gantung yang dibutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. Pembangunan ini dinilai mendesak untuk menjamin akses penyeberangan yang aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa percepatan pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil menjadi salah satu prioritas pemerintah. Upaya ini ditujukan untuk memastikan anak-anak dapat mengakses pendidikan tanpa risiko keselamatan saat menyeberangi sungai.
Dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Guru 2025, Presiden menayangkan video kondisi anak-anak yang harus menyeberangi sungai dalam keadaan basah kuyup untuk bersekolah. Presiden menegaskan kondisi tersebut tidak boleh terus terjadi.
Satgas Jembatan sendiri dibentuk Presiden pada 6 Desember 2025 untuk mempercepat pembangunan jembatan gantung di wilayah terpencil. Pada pekan pertama 2026, satgas berhasil menyelesaikan 11 jembatan gantung dengan berbagai panjang dan lokasi.
Prasetyo menambahkan, pembangunan jembatan gantung sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan, transportasi, serta konektivitas antarwilayah. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap sesuai rencana strategis nasional.
Pemerintah memastikan akan terus memantau progres pembangunan jembatan dan menyiapkan langkah percepatan apabila diperlukan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Berikut 11 jembatan gantung yang telah selesai dibangun:
- Jembatan Gantung 65 meter di Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 70 meter di Way Umbar, Tanggamus, Lampung
- Jembatan Gantung 50 meter di Lopasir, Banyumas, Jawa Tengah
- Jembatan Gantung 35 meter di Ciparanti, Pangandaran, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 80 meter di Aik Lekok, Lombok Timur, NTB
- Jembatan Gantung 20 meter di Likunggavali, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
- Jembatan Gantung 150 meter di Ular, Deli Serdang, Sumatra Utara
- Jembatan Gantung 40 meter di Bokpendem, Kediri, Jawa Timur
- Jembatan Gantung 100 meter di Cisokan, Cianjur, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 50 meter di Cisurupan, Garut, Jawa Barat
- Jembatan Gantung 50 meter di Krueng Arakundo, Aceh Timur
