Tanah Bergerak di Banyumas, Puluhan Warga Ketanda Dievakuasi BPBD

Tanah Bergerak di Banyumas, Puluhan Warga Ketanda Dievakuasi BPBD

Banyumas – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas mengevakuasi sejumlah warga di Desa Ketanda setelah wilayah tersebut mengalami pergerakan tanah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk melindungi warga dari potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pergerakan tanah mulai terdeteksi sejak beberapa hari terakhir dan terus menunjukkan peningkatan. Kondisi tersebut membuat beberapa rumah warga berada dalam posisi rawan, sehingga BPBD segera turun melakukan asesmen sekaligus mengevakuasi penduduk ke lokasi yang lebih aman.

“Evakuasi dilakukan karena pergerakan tanah semakin meluas dan berpotensi membahayakan warga. Kami harus memastikan keselamatan mereka menjadi prioritas,” ujar pihak BPBD Banyumas dalam keterangan resmi.

Tim BPBD bersama perangkat desa dan relawan melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan retakan tanah yang muncul di pemukiman. Selain itu, warga yang rumahnya berada pada zona rawan telah diarahkan untuk mengungsi sementara hingga kondisi dinyatakan aman.

BPBD Banyumas juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan kerusakan, menyiapkan lokasi pengungsian, serta memastikan kebutuhan dasar warga tetap tercukupi.

Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah semakin meningkat. Langkah ini penting untuk mencegah jatuhnya korban apabila bencana tanah bergerak kembali terjadi.

Dengan kondisi tanah yang masih labil, BPBD Banyumas menekankan bahwa evakuasi dan pemantauan akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar kembali stabil. Warga pun diharapkan tetap mengikuti arahan petugas selama masa darurat berlangsung.

RRI.co.id