Gubernur Akmil Magelang Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Antiradikalisme kepada Peserta Pelatihan Pertamina

Gubernur Akmil Magelang Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Antiradikalisme kepada Peserta Pelatihan Pertamina

Gubernur Akademi Militer (Akmil) Magelang, Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar, memberikan pengarahan pembekalan wawasan kebangsaan dan antiradikalisme kepada para siswa peserta pelatihan Pertamina di Gedung Leo Kailola Akmil.

Dalam arahannya, Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar menekankan tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan semangat nasionalisme, serta menumbuhkan kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan intoleransi di kalangan generasi muda.


Materi: Radikal Kiri, Radikal Kanan, dan Wawasan Kebangsaan

Gubernur Akmil menyampaikan materi bertema “Radikal Kiri, Radikal Kanan, dan Wawasan Kebangsaan”, menekankan bahwa setiap agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Namun, kesalahan dalam menafsirkan ajaran agama dapat memunculkan paham ekstrem yang mengancam persatuan bangsa.

Menurut Rano Tilaar, radikal kiri berakar pada komunisme dan sosialisme ekstrem, sedangkan radikal kanan berwujud fundamentalisme yang menolak konsensus nasional. Kedua paham ekstrem ini dapat berkembang melalui media sosial, propaganda digital, dan jaringan lintas negara, sehingga berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa.


Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keutuhan Bangsa

Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar menegaskan pentingnya peran generasi muda, termasuk peserta pelatihan, sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Ia menekankan empat pilar kebangsaan:

  1. Pancasila
  2. UUD 1945
  3. NKRI
  4. Bhinneka Tunggal Ika

“Kita harus menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat bela negara, serta tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang ingin memecah belah bangsa,” ujar Rano Tilaar. Dikutip dari antaranews.com