Sebagai upaya nyata dalam meningkatkan keselamatan transportasi umum dan respons cepat tanggap darurat, Jasa Raharja Cabang Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) yang dipadukan dengan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Kegiatan ini dilaksanakan di kantor PO Raya Indah Laksana pada Rabu (26/2/2026).
Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menyampaikan bahwa agenda ini menyasar manajemen serta awak kendaraan, mulai dari pengemudi hingga kru lapangan. Fokus utama kegiatan adalah memastikan kesiapan fisik pengemudi serta membekali mereka dengan kemampuan medis dasar.
Melalui unit MUKL, para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), cek gula darah, serta sesi konsultasi kesehatan dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi fisik para pengemudi tetap prima saat bertugas.
“Kesehatan pengemudi adalah faktor krusial. Melalui MUKL, kami ingin memastikan mereka dalam kondisi prima dan laik mengemudi untuk meminimalisasi risiko kecelakaan di jalan raya,” ujarnya.
Selain aspek preventif, Jasa Raharja juga memberikan pembekalan teknis mengenai penanganan awal korban kecelakaan. Pelatihan PPGD ini mencakup teknik menghentikan pendarahan, penanganan korban tidak sadar, hingga prosedur evakuasi yang aman.
Arvian menekankan bahwa awak angkutan umum sering kali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian (first responder). Oleh karena itu, kemampuan penanganan yang tepat di fase awal sangat menentukan dalam mengurangi tingkat fatalitas atau risiko kematian korban.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari amanat UU No. 33 Tahun 1964 dan 34 Tahun 1964 terkait perlindungan bagi pengguna transportasi umum. Jasa Raharja terus berkomitmen tidak hanya dalam memberikan santunan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan kecelakaan.
“Dengan sinergi antara Jasa Raharja dan perusahaan otobus, kami berharap budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat semakin tertanam kuat di ekosistem transportasi kita,” tutupnya.
