Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan lelang delapan blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2025. Dari jumlah tersebut, dua blok yakni Akimeugah I dan Akimeugah II berlokasi di Papua Selatan dan Papua Pegunungan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan lelang ini bertujuan menjaga ketersediaan energi nasional melalui peningkatan kegiatan eksplorasi migas. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menemukan cadangan baru untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan.
Dari delapan blok yang ditawarkan, tiga blok dilelang melalui penawaran langsung dan lima blok melalui lelang reguler. Lelang ini melengkapi total 20 blok migas yang ditawarkan pemerintah sepanjang 2025, sekaligus menegaskan potensi migas Indonesia yang masih besar.
Laode menambahkan, pemerintah terus mendorong partisipasi investor dan perusahaan migas yang memiliki kapabilitas untuk ikut serta dalam lelang Wilayah Kerja Migas Tahap III Tahun 2025. Upaya ini dibarengi dengan pembenahan tata kelola hulu migas guna meningkatkan daya tarik investasi.
Sejumlah insentif telah disiapkan, antara lain peningkatan porsi bagi hasil kontraktor, pemberian 10 persen First Tranche Petroleum (FTP), fleksibilitas skema kontrak Cost Recovery maupun Gross Split, harga DMO 100 persen, serta kemudahan akses data migas. Pemerintah juga membuka peluang pemberian insentif tambahan jika terjadi kendala ekonomi dalam pengembangan wilayah kerja.
Untuk lelang penawaran langsung, blok yang ditawarkan meliputi Nawasena (Jawa Timur), Mabelo (Sulawesi Tenggara), dan Tapah (Jambi–Sumatera Selatan). Akses dokumen lelang dibuka pada 22 Desember 2025 hingga 3 Februari 2026, dengan batas pemasukan dokumen partisipasi pada 5 Februari 2026.
Sementara itu, lelang reguler mencakup blok Tuah Tanah (Riau–Sumatera Utara), Arwana III (Laut Natuna), Rangkas (Jawa Barat–Banten), serta Akimeugah I dan II di Papua. Akses dokumen lelang berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 17 April 2026, dengan batas akhir pemasukan dokumen pada 21 April 2026.
Sumber AntaraNews.com
