Indonesia resmi diajukan sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB

Indonesia resmi diajukan sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB

Jakarta — Indonesia resmi dipilih oleh anggota kelompok Asia-Pasifik di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai calon ketua badan tersebut untuk masa jabatan tahun 2026, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Rabu.

“Penetapan ini mencerminkan kepercayaan negara-negara di kawasan Asia Pasifik terhadap peran dan kepemimpinan Indonesia dalam memajukan agenda HAM di tingkat global,” ujar Kemlu RI.

Jika terpilih, jabatan Presiden Dewan HAM PBB akan diemban oleh Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Suryodipuro. Indonesia berkomitmen memimpin sidang dan proses internal badan tersebut secara objektif, inklusif, dan berimbang.

Dukungan luas negara-negara Asia-Pasifik terhadap pencalonan Indonesia menunjukkan keyakinan terhadap rekam jejak Indonesia sebagai jembatan dalam isu-isu HAM dan komitmen konsisten dalam isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Kemlu menekankan bahwa dukungan ini juga mencerminkan kepercayaan terhadap Indonesia sebagai negara berkembang yang independen.

“Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB memperkuat profil diplomasi HAM Indonesia sekaligus menegaskan kepemimpinan Indonesia di tingkat internasional,” tambah Kemlu RI.

Kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB bertepatan dengan momentum 20 tahun berdirinya badan PBB tersebut. Pemerintah berencana mendorong penguatan tata kelola HAM internasional yang lebih inklusif, konstruktif, dan berorientasi pada dialog serta kerja sama.

Mekanisme ketua Dewan HAM PBB ditentukan secara rotasi per kawasan, dan kelompok Asia-Pasifik memperoleh giliran memimpin pada 2026. Indonesia saat ini merupakan anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2024–2026.

sumber antaranews