Dukung Ekonomi Maritim, Askrindo Hadirkan Perlindungan bagi UMKM

Dukung Ekonomi Maritim, Askrindo Hadirkan Perlindungan bagi UMKM

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Satya Trinadi Komira Perkasa. Kerja sama ini bertujuan memperluas pelindungan usaha di sektor kelautan melalui pemanfaatan produk Asuransi Umum, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Bahari.

Sektor kelautan Indonesia yang kaya sumber daya perikanan menjadi tumpuan hidup banyak pelaku UMKM. Nelayan dan pengusaha pemindang ikan menggantungkan mata pencaharian dari sektor ini. Namun, mereka kerap menghadapi berbagai risiko usaha tanpa perlindungan yang memadai.

Kolaborasi ini dihadirkan sebagai solusi atas tantangan tersebut. Melalui kerja sama dengan Komira, Askrindo memperluas jangkauan pelindungan bagi sekitar 500 kapal nelayan serta ribuan pelaku usaha pemindang ikan yang tersebar di 20 wilayah Indonesia.

Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelindungan UMKM di sektor maritim. Askrindo menghadirkan produk asuransi mikro yang terjangkau dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha kelautan.

“Asuransi Mikro Usahaku dan Asuransi Mikro Bahari kami rancang sebagai solusi pelindungan dari hulu hingga hilir, agar nelayan dan pengusaha pemindang ikan dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Budhi dalam keterangan resmi, Senin (15/12/2025).

Ia menambahkan, kehadiran asuransi diharapkan membuat pelaku usaha tidak lagi khawatir menghadapi risiko, sehingga aktivitas penangkapan dan pengolahan ikan dapat terus berjalan.

Asuransi Mikro Bahari sendiri memberikan pelindungan terhadap kapal nelayan dari berbagai risiko, seperti kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat, hingga bencana alam.

Menurut Budhi, kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi Askrindo dalam memperkuat ketahanan usaha mikro di sektor kelautan. Langkah tersebut juga sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong kewirausahaan.

Ke depan, Nota Kesepahaman ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha mikro maritim, meningkatkan ketahanan pelaku usaha, serta mendukung pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.

Sumber Kompas.com