IHSG Meroket ke 8.720, Investor Serbu Saham BUMI hingga COIN

IHSG Meroket ke 8.720, Investor Serbu Saham BUMI hingga COIN

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor pada perdagangan Senin (8/12). Pada pukul 11.29 WIB, IHSG berada di level 8.708,43 atau naik 75 poin (0,88%). Indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.720,09.

Aktivitas transaksi juga meningkat tajam. Total volume perdagangan tercatat mencapai 31,22 miliar saham dengan nilai transaksi Rp11,59 triliun dan frekuensi 1.599.443 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 383 saham menguat, 267 saham melemah, dan 150 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) kini berada di kisaran Rp16.043,59 triliun, mencerminkan minat investor yang terus bertumbuh terhadap pasar saham Indonesia di tengah sentimen positif global dan domestik.

BUMI hingga COIN Jadi Saham Teraktif Hari Ini

Penguatan IHSG di level 8.700 mendorong lonjakan aktivitas pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Data Stockbit mencatat lima saham dengan nilai transaksi tertinggi menjelang sesi siang sebagai berikut:

1. BUMI – Rp658,7 miliar
PT Bumi Resources Tbk memimpin daftar top value. Saham BUMI ditransaksikan sebanyak 26,8 juta lot dengan 52.200 frekuensi. Minat kuat investor didorong sentimen positif sektor energi dan komoditas.

2. GOTO – Rp648,4 miliar
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatat nilai transaksi besar dengan volume 94,4 juta lot. GOTO kembali menjadi salah satu saham dengan aktivitas tertinggi di pasar.

3. DEWA – Rp532,2 miliar
PT Darma Henwa Tbk menempati posisi ketiga. Saham DEWA ditransaksikan 12,3 juta lot dengan 56.500 frekuensi, mencerminkan naiknya minat pada sektor jasa pertambangan.

4. COIN – Rp453,6 miliar
Saham PT Mitra Investindo Tbk menempati posisi keempat. Meski volumenya hanya 1,1 juta lot, frekuensi perdagangan mencapai 40.200 kali, menandakan maraknya transaksi bernilai besar.

5. ARCI – Rp412,3 miliar
PT Archi Indonesia Tbk berada di posisi kelima. Saham ARCI ditransaksikan 3,1 juta lot dengan 26.300 frekuensi, menunjukkan meningkatnya perhatian investor terhadap sektor emas.

Sumber Kumparan.com