Banjir lahar hujan yang membawa material vulkanik Gunung Semeru merendam 15 rumah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kejadian ini terjadi pada Senin (9/12) dan langsung mendapat respons dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.
Menurut data BPBD Jatim, selain rumah warga, satu warung dan satu masjid ikut terendam banjir lahar. Sebanyak tiga sepeda motor milik warga juga terpendam lumpur akibat intensitas banjir yang cukup besar.
“Kami masih melakukan pendataan lanjutan. Kemungkinan jumlah bangunan terdampak bisa bertambah,” ujar Kepala BPBD Jatim, Gatot Subroto, di Surabaya.
Ratusan Warga Mengungsi
Banjir lahar yang terus mengalir ke wilayah permukiman membuat warga memilih mengungsi ke tiga titik pengungsian di area perbukitan.
Pos Pengungsian 1:
- Total: 107 orang
- Rinciannya: 39 laki-laki, 43 perempuan (1 hamil), 21 anak-anak, 4 bayi
Pos Pengungsian 2:
- Total: 173 orang
- Rinciannya: 85 laki-laki, 77 perempuan (2 hamil), 11 anak-anak
Pos Pengungsian 3:
- Total: 115 orang
- Rinciannya: 49 laki-laki, 48 perempuan (2 hamil), 15 anak-anak, 3 bayi
Secara keseluruhan, Dusun Sumberlangsep dihuni 138 KK atau 512 jiwa.
Bantuan untuk Warga Terdampak
BPBD Jawa Timur bersama Pemkab Lumajang telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak maupun terisolasi. Bantuan tersebut meliputi makanan, kebutuhan dasar, serta perlengkapan untuk pengungsi.
“Bantuan terus disalurkan agar kebutuhan warga terpenuhi. Dukungan juga datang dari berbagai elemen masyarakat,” tambah Gatot.
Sumber MediaIndonesia.com
